wall-street-ditutup-beragam-indeks-dow-jones-naik-tertinggi-beruntun-1

Wall Street ditutup beragam, Indeks Dow Jones naik sempurna beruntun

Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

saat itulah saham-saham siklikal serta value stocks serta bagian yang sensitif secara ekonomi berkinerja lebih baik

New York (ANTARA) – Wall Street beragam di dalam akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), dengan saham-saham blue-chips Dow Jones terangkat ke rekor tertinggi kelima beruntun dan S& P 500 ditutup sedikit bangkit saat investor membeli saham-saham yang akan diuntungkan sebab pembukaan kembali ekonomi AS, sebuah prospek yang ditandai meningkatnya imbal hasil di pasar obligasi.

Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 293, 05 poin atau 0, 90 obat jerih menjadi ditutup pada 32. 778, 64 poin. Indeks S& P 500 bangkit 4, 00 poin ataupun 0, 10 persen, menjadi menetap di 3. 943, 34 poin. Sementara tersebut, Indeks Komposit Nasdaq terpangkas 78, 81 poin atau 0, 59 persen, menjelma berakhir di 13. 319, 86 poin.

Sembilan dari 11 zona utama S& P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor real estat menguat 1, 5 tip, memimpin kenaikan. Sementara itu, sektor jasa komunikasi serta teknologi merosot masing-masing 0, 9 persen dan 0, 71 persen, merupakan besar kelompok yang menurun.

Mengucapkan juga: Dolar kian menguat, terkerek lonjakan baru balasan hasil obligasi AS

Untuk minggu ini, Indeks S& P terangkat 2, enam persen, Indeks Dow Jones melonjak 4, 1 komisi dan Indeks Nasdaq terangkat 3, 1 persen. Bagi Indeks Dow Jones, itu adalah kenaikan mingguan terbesar sejak November.

Indeks Nasdaq jatuh setelah rebound lebih dari enam, 0 persen selama 3 sesi terakhir karena kemajuan imbal hasil obligasi membakar kekhawatiran inflasi dan memperlemah daya tarik saham-saham teknologi dengan pertumbuhan tinggi.

Indeks S& P 500 dan Indeks Nasdaq membukukan kenaikan persentase mingguan terbesar sejak awal Februari setelah Presiden Joe Biden menandatangani undang-undang stimulus fiskal terbesar AS pada Kamis (11/3/2021) dan data menguatkan keyakinan bahwa ekonomi pantas menuju pemulihan dengan kemajuan tinggi.

Baca juga: Imbal hasil obligasi AS terbang lagi, harga emas terkikis 2, 8 dolar

Kemajuan imbal hasil obligasi pemerintah AS baru-baru ini sudah menimbulkan kekhawatiran pelonggaran provokasi moneter secara tiba-tiba & memberikan tekanan turun pada Wall Street dalam beberapa pekan terakhir.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang menjelma acuan, mencapai 1, 642 persen pada Jumat (12/3/2021), level tertinggi sejak Februari tahun lalu.

Boeing Co melonjak enam, 82 persen mengangkat Indeks Dow Jones dan Indeks S& P 500 lebih tinggi. Meningkatnya Indeks Dow Jones dan anjloknya Indeks Nasdaq mencerminkan aksi jual yang sedang berlangsung pada sektor teknologi, karena investor membeli saham-saham siklikal serta value stocks (saham-saham yang diperdagangkan pada harga lebih rendah dibandingkan fundamentalnya) yang diharapkan dapat pulih saat ekonomi pulih.

Mengucapkan juga: Harga minyak turun, Brent dekati 70 dolar

Agar saham-saham teknologi terus berkembang, Anda memerlukan suku bunga rendah, dan pada dasarnya pertumbuhan lebih payah, kata Ketua dan Bagian Pengelola hedge fund Great Hill Capital LLC, Thomas Hayes.

Namun dengan paket stimulus ekonomi kemungkinan akan tumbuh sekitar 7, 0 persen tenggat 9, 0 persen tahun ini dan menekan suku bunga, katanya.

Baca juga: Saham Spanyol ditutup mujur lagi, indeks IBEX 35 naik 0, 60 upah

“Itulah mengapa Anda melihat suku bunga naik hari ini karena pembukaan kembali terjadi lebih cepat dan lebih kuat dari yang diantisipasi. Dan saat itulah saham-saham siklikal dan value stocks serta saham yang sensitif secara ekonomi berkinerja lebih baik, ” prawacana Hayes.

Pembagian vaksin yang cepat serta lebih banyak bantuan fiskal telah memicu kekhawatiran hendak meningkatnya inflasi meskipun ada jaminan dari Federal Reserve (Fed) untuk mempertahankan kebijakan yang akomodatif. Semua lupa akan tertuju pada pertemuan kebijakan bank sentral minggu depan untuk petunjuk lebih lanjut tentang inflasi.

Membaca juga: Saham Inggris kembali menguat, Indeks FTSE 100 terkerek 0, 36 komisi

Sentimen konsumen AS pula membaik pada awal Maret ke level terkuat pada satu tahun, sebuah survei oleh University of Michigan menunjukkan pada Jumat (12/3/2021).

Indeks Nasdaq secara khusus terpukul sebab aksi jual dalam beberapa pekan terakhir dan mengonfirmasi koreksi pada awal minggu karena investor bertukar bagian teknologi bernilai tinggi dengan perusahaan energi, pertambangan dan industri yang siap buat mendapatkan keuntungan lebih sejak rebound ekonomi.

Baca pula: Saham Jerman setop makna, Indeks DAX 30 menetes 0, 46 persen

Klan saham yang terbang luhur tetapi sensitif terhadap bengkok hasil obligasi termasuk Facebook Inc, Apple Inc, Amazon. com Inc, Netflix Inc, induk Google Alphabet Inc, Tesla Inc, dan Microsoft Corp, yang memicu reli tahun lalu, jatuh.

Ulta Beauty Inc anjlok 8, 4 tip setelah pengecer kosmetik tersebut memperkirakan pendapatan tahunannya di bawah perkiraan, karena suruhan untuk produk make-up berkecukupan di bawah tekanan kelanjutan kebijakan kerja-dari-rumah yang diperpanjang.

Baca juga: Saham Prancis untung 5 hari bersambung, Indeks CAC 40 terangkat 0, 21 persen
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © KURUN 2021