Satgas COVID-19 Yogyakarta harap tes antigen beri rasa aman wisatawan

Satgas COVID-19 Yogyakarta harap tes antigen beri rasa aman wisatawan

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

‘rapid test antigen’ menjadi hukum pusat sehingga kami mengikuti aturan yang ditetapkan

Yogyakarta (ANTARA) – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta berharap aturan yang memandang pelaku perjalanan masuk atau muncul DIY melakukan tes cepat antigen akan memberikan rasa aman karakter perjalanan termasuk wisatawan.  

“Kewajiban melakukan ‘rapid test antigen’ sudah menjadi aturan pusat sehingga kami mengikuti protokol yang ditetapkan, ” kata Ketua Harian Dasar Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Sabtu.

Baca selalu: Pemerintah tetapkan tarif tertinggi ulangan cepat antigen Rp275 ribu

Menurut tempat, pelaku perjalanan justru akan merasa lebih aman saat berwisata secara adanya ketentuan baru tersebut.

“Ketika sampai di Yogyakarta dan mengunjungi berbagai objek wisata serta berinteraksi di tempat wisata, wisatawan akan merasa lebih tenang dan nyaman, ” katanya.

Ia pun optimistis keyakinan baru tersebut tidak akan menekan minat wisatawan datang ke Yogyakarta dan menghabiskan masa libur simpulan tahun di kota tersebut.

Baca pula: Gubernur DIY mewajibkan pelaku perjalanan rapid antigen atau swab

“Saya kira wisatawan yang sudah berniat berlibur ke Yogyakarta akan mematuhi ketentuan untuk pelaku perjalanan tersebut. Harapannya, tidak akan mengurangi minat buat libur akhir tahun, ” katanya.

Ia pun menyebutkan Satgas COVID-19 Kota Yogyakarta melalui Satpol PP juga akan terus melaksanakan patroli untuk memastikan tempat wisata dan tempat usaha di Yogyakarta menerapkan protokol kesehatan dengan tertib.

“Penegakan aturan hendak kami lakukan. Jika ada wadah usaha yang melanggar protokol kesehatan tubuh akan kami beri sanksi. Penutupan pun sudah kami lakukan pada salah satu tempat usaha jadi contoh bagi tempat usaha lain untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan, ” katanya.

Baca juga: Pemkot Malang segera wajibkan wisatawan tes lekas antigen

Penerapan protokol kesehatan yang bagus, lanjut dia, menjadi modal untuk memberikan rasa aman dan sejuk bagi wisatawan yang datang sekali lalu memberikan perlindungan ke warga Kota Yogyakarta agar tidak tertular COVID-19.

“Kami pun juga akan menanyakan ke tim UGM (Universitas Gadjah Mada) mengenai GeNose. Apakah sudah bisa digunakan dengan luas atau belum. Ini juga untuk mempercepat proses tracing urusan, ” katanya.

Baca juga: AP I sediakan layanan PCR Test dan Rapid Test Antigen

Berdasarkan data corona. jogjakota. go. id, pada Jumat (18/12) terdapat tambahan 52 kasus positif COVID-19 di Yogyakarta & 30 pasien sembuh atau selesai menjalani isolasi mandiri.  

Dengan demikian, total peristiwa aktif COVID-19 di Yogyakarta tercatat 278 kasus, 986 pasien sehat atau selesai isolasi mandiri dan 52 pasien meninggal dunia.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di DIY bertambah 111 orang

Baca juga: Yogyakarta akan sidak identitas kesehatan wisatawan libur akhir tahun

Pewarta: Eka Arifa Rusqiyati
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020