rupiah-awal-pekan-melemah-obligasi-as-masih-jadi-perhatian-pasar-1

Rupiah awal pekan melemah, obligasi AS masih jadi perhatian pasar

Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

Yield obligasi AS masih bakal jadi perhatian pasar karena tidak ada antisipasi sebab The Fed dan kekhawatiran inflasi di AS

Jakarta (ANTARA) – Poin tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan melemah masih dibayangi imbal buatan (yield) obligasi Amerika Konsorsium (AS).

Pada memukul 9. 37 WIB, rupiah bergerak melemah 25 poin atau 0, 17 obat jerih ke posisi Rp14. 433 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perniagaan sebelumnya Rp14. 408 semenjak dolar AS.

Yield obligasi AS masih akan jadi perhatian pasar karena tidak ada memori dari The Fed dan kekhawatiran inflasi di GANDAR, ” kata Pengamat Pasar Uang Bank Woori Ahli Indonesia Rully Nova pada Jakarta, Senin.

Baca pula: Rupiah Senin pagi menyurut 31 poin

Dolar Amerika menguat terhadap mata kekayaan utama lainnya pada simpulan perdagangan pekan lalu, menyentuh tertinggi lebih dari mulia minggu, setelah bank sentral AS menyatakan tidak hendak memperpanjang keringanan sementara persyaratan modal bank, yang mendorong imbal hasil obligasi negeri AS naik dari golongan terendah hari itu.

Bank sentral GANDAR, Federal Reserve (Fed), mencanangkan tidak memperpanjang aturan tatkala yang mengarahkan bank-bank besar menahan lebih banyak pangkal untuk aset mereka, seperti obligasi pemerintah yang berakhirnya pada 31 Maret.

The Fed sudah memberlakukan aturan untuk mendorong pinjaman bank ketika famili dan bisnis Amerika dirugikan oleh penguncian.

Indeks dolar terakhir terbang 0, 1 persen menjelma 91, 906. Indeks dolar turun tajam setelah maklumat The Fed tentang sikap kebijakan longgarnya pada Rabu (17/3).

Baca juga: IHSG awal pekan terkoreksi, terbabit sentimen negatif global

Sedangkan imbal hasil obligasi GANDAR tenor 10 tahun terangkat pada Jumat (19/3)setelah keputusan The Fed tentang kaidah leverage (modal), tetapi turun di sore hari menjadi 1, 726 persen. Bengkok hasil mencapai tertinggi di dalam lebih dari satu tarikh di 1, 754 tip pada sesi sebelumnya.

The Fed berniat minggu ini untuk meneruskan stimulus moneter yang bergairah, mengatakan lonjakan inflasi masa pendek akan terbukti tengah di tengah proyeksi pertumbuhan ekonomi AS terkuat di dalam hampir 40 tahun.

“Sementara itu dibanding dalam negeri masih kurang sentimen positif bagi rupiah, ” ujar Rully.

Pada Jumat (18/3) lalu, rupiah ditutup menguat 2 poin atau 0, 02 persen ke gaya Rp14. 408 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14. 410.

Baca juga: Rupiah akhir pekan menguat, dibayangi tingginya yield obligasi AS
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021