mentan-dan-menkop-ukm-dorong-program-korporatisasi-umkm-pertanian-1

Mentan dan Menkop-UKM dorong rencana korporatisasi UMKM pertanian

Bonus harian di Keluaran SGP 2020 – 2021.

Adanya pendampingan sejak perguruan tinggi, yang mempunyai ilmu pengetahuan dan teknologi serta hasil riset, mau dapat membangun pertanian baru di berbagai daerah.

Bogor (ANTARA) –
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo  serta Gajah Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki memerosokkan program korporatisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang pertanian dengan pendampingan dari perguruan luhur.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan kejadian itu saat berkunjung ke Agribusiness and Technology Park Institut Pertanian Bogor (ATP IPB) di Desa Cikarawang, Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Minggu.

Gajah Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Koperasi UKM Teten Masduki berkunjung ke ATP IPB meninjau flora dan ikan yang dibudidayakan oleh pelaku UMKM pertanian binaan IPB di kira-kira rumah kaca.

Baca selalu: Mentan janjikan produksi petani daerah Food Estate bisa diekspor

Menteri Pertanian & Menteri Koperasi UKM juga melakukan diskusi dengan Rektor IPB Arif Satria.

“Hari ini hamba dan Pak Teten beruang di IPB, dalam hubungan mempersiapkan konsep yang terukur dan terencana di dunia pertanian. Artinya komoditas unggul hasil riset dan uji coba di kampus, kudu bisa dimanfaatkan menjadi segalanya yang mungkin bisa diterapkan di masyarakat, ” katanya.

Menurut Syahrul, program korporatisasi UMKM dunia pertanian ini sasarannya adalah mendorong penguatan kelembagaan di dalam petani berskala UMKM. Pada pelaksanaannya, pelaku UMKM pertanian ini ada pendampingan dari perguruan tinggi yakni IPB.

“Adanya pendampingan dari perguruan tinggi, dengan memiliki ilmu pengetahuan & teknologi serta hasil riset, akan dapat membangun pertanian modern di berbagai wilayah, ” katanya.

Baca serupa: MenkopUKM dorong pemda kembangkan rumah produksi bersama UMKM

Membangun pertanian modern di skala UMKM, kata tempat, adalah membangun pertanian secara menggunakan komoditas unggul, teknologi modern, serta penguatan kelembagaan melalui korporasi, sehingga tersedia jaminan pembiayaan dan pemasaran hasil.

Syahrul menegaskan Kementerian Pertanian, Kementerian Koperasi dan UKM, & perguruan tinggi yakni IPB akan bekerjas ama di dalam mengembangkan hulu hingga hilir sektor pertanian.

Kementerian Koperasi UKM bekerja membentuk kelembagaan yakni koperasi, Kementerian Pertanian melakukan tabiat daya dan peningkatan daya petani, sedangkan perguruan agung mengkoordinir budidaya tersebut jalan di hulu maupun mulut.

Menurut Syahrul, sesuai arahan Presiden Joko Widodo kementerian perlu membabitkan perguruan tinggi dalam menciptakan inovasi produk, khususnya produk pertanian.

Pewarta: Riza Harahap
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021