menkominfo-pon-papua-akan-didukung-telekomunikasi-yang-baik-1

Menkominfo: PON Papua akan didukung telekomunikasi yang baik

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Jakarta (ANTARA) kepala Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua di Oktober mendatang akan mendapatkan dukungan telekomunikasi yang tertib.

“Dukungan telekomunikasi pada saat penyelenggaraan PON tetap bisa dilakukan dengan baik sebab pemulihan kabel laut telah selesai, ” ujar Jhonny dalam jumpa pers dengan digelar virtual, Senin.

Mengucapkan juga: Kominfo minta manfaatkan 5G untuk hal tentu

Dia mengatakan pemulihan jaringan kabel laut Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) ruas Biak-Jayapura akan jadi pada Juni, sehingga kala PON diselenggarakan, jaringan telekomunikasi di Bumi Cenderawasih sudah kembali normal.

Lebih lanjut, kata dia, Kominfo juga akan menyelenggarakan koordinasi lintas operator seluler dalam rangka memberikan pertolongan tersedianya bandwidth yang pas untuk penyelenggaraan PON dalam Papua.

“Kami harapkan agar penggelaran kabel optik ini bisa jadi sehingga dukungan untuk gigi data ke dan sebab Papua bisa berlangsung dengan baik, ” ucap Johnny.

Sebelumnya, terjadi gangguan telekomunikasi di Jayapura akibat Sistem Komunikasi Kabel Laut milik PT Telkom Indonesia ruas Biak-Jayapura selesai pada 30 April berantakan.

Dari hasil investigasi sementara, putusnya kabel laut tersebut diakibatkan sebab faktor alam.

“Dapat saya berikan penyungguhan bahwa putusnya kabel dalam ini adalah sepenuhnya menjadi kendala teknis, bukan faktor non-teknis, ‘ ujar Johnny.

Total kapasitas yang terdampak akibat putusnya jaringan kabel laut itu sebesar 154 Gbps. Adapun total trafik normal segenap Papua sebesar 464 Gbps. Sebanyak empat wilayah mengalami gangguan layanan, yakni dalam Jayapura, Abepura, Sentani, dan Sarmi.

PT Telkom menyediakan kapasitas link back up sebesar 4, 7 Gbps, ditunjang daripada pemanfaatan link satelit sebesar 2. 662 Mbps, radio long houl Palapa Ring Timur 500 Mbps, serta radio long houl Sarmi-Biak 1. 600 Mbps.

Membaca juga: Menkominfo: Putusnya SMPCS tak buat seluruh Papua alami gangguan

Baca pula: Kemkominfo akan ubah STMM Yogyakarta jadi Institut Digital Nasional

Membaca juga: Pembangunan infrastruktur TIK jadi program strategis Kemkominfo 2022

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021