Menkeu: Pemerintah fokus 400 desa pada daerah 3T terhubung internet 2021

Menkeu: Pemerintah fokus 400 desa pada daerah 3T terhubung internet 2021

Jakarta (ANTARA) – Gajah Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengucapkan pemerintah akan fokus menata 400 desa di daerah tertinggal, terluar dan terdepan (3T) untuk terhubung jaringan internet pada 2021 buat mendukung transformasi digital.

“Sekarang kita juga harus mengejar agar tidak boleh ada satu kampung yang tidak terkoneksi internet, ” kata Sri Mulyani dalam webinar peta jalan pemerintah menuju transformasi digital bidang ekonomi di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, infrastruktur digital saat ini menjadi salah satu infrastruktur dasar terutama masa menghadapi pandemi COVID-19.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menambahkan dalam APBN 2021 satu diantara prioritas adalah mendukung transformasi digital dengan pembangunan Teknologi Data dan Komunikasi (ICT) dengan alokasi anggaran mencapai Rp29, 6 triliun.

Membaca juga: Menkeu: Sebanyak 12 seperseribu desa belum tersambung internet

Menkeu membaca alokasi anggaran itu mewujudkan tadbir dan pelayanan publik yang tepat dan cepat.

Perkiraan itu juga termasuk transfer ke daerah agar daerah hingga level desa mampu membayar internet sehingga mereka bisa memanfaatkan koneksi untuk kebutuhan Puskesmas, sekolah, madrasah & pesantren.

Prioritas di dalam ICT itu, kata dia, juga untuk mempercepat akses infrastruktur digital di lebih dari 12. 500 desa di Indonesia.

Baca juga: Internet gratis diupayakan Kemendes bantu PJJ daring siswa di desa

Pemerintah, imbuhnya, juga menyiapkan peta jalan transformasi digital di sektor strategis laksana pemerintahan, layanan publik, bantuan baik, pendidikan, kesehatan, perdagangan, industri serta penyiaran.

Integrasi tengah data nasional, lanjut dia, pula dilakukan dengan Bappenas akan menjelma pusat data nasional.

Pemerintah juga menyiapkan SDM biar mampu memahami transformasi digital jadi penyediaan infrastruktur digital itu tidak sia-sia.

“Kita memerlukan talenta digital kurang lebih sembilan juta orang untuk 15 tarikh ke depan. Artinya perlu merancang sektor pendidikan dan vokasi 600 ribu per tahun mulai lantaran sekarang, ” katanya.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020