Luhut minta detail rencana daerah wujud pusat karantina OTG COVID-19

Luhut minta detail rencana daerah wujud pusat karantina OTG COVID-19

Ini penting untuk menghindari isolasi mandiri di rumah yang sanggup menularkan penyakit kepada keluarga lainnya

Jakarta (ANTARA) – Gajah Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman serta Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menodong pemerintah daerah (pemda) untuk menjelaskan secara detail mengenai rencana pendirian pusat-pusat karantina untuk isolasi pasien terkonfirmasi COVID-19 namun tanpa isyarat (Orang Tanpa Gejala/OTG) dan gejala ringan.

“Ini penting untuk menghindari isolasi mandiri di panti yang dapat menularkan penyakit pada keluarga yang lain, ” sekapur Luhut Pandjaitan saat memimpin rapat koordinasi virtual, Rabu (16/9).

Sesuai perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengendalikan transmisi COVID-19 di sembilan provinsi, Luhut Pandjaitan yang menjabat sebagai Pengantara Ketua Komite Kebijakan Pengendalian COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, memimpin rapat koordinasi dengan empat besar daerah yakni Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur Kalimantan Selatan, Gubernur Bali, Gubernur Sumatera Utara, serta jejeran aparat di Kapolda dan Pangdam terkait.

Baca juga: Tangani COVID-19 di delapan provinsi, Luhut fokus perut hal ini

Dalam rapat koordinasi itu, Luhut Pandjaitan memantau upaya-upaya perolehan target dan rencana operasi buat menangani COVID-19 di empat daerah yang termasuk penyumbang terbanyak kejadian positif Virus Corona di Nusantara.

“Saya ingin penerapan disiplin protokol kesehatan untuk transformasi perilaku dipertegas pelaksanaannya, lalu kudu ada penurunan penambahan kasus harian, peningkatan angka kesembuhan, penurunan nilai kematian, dan penurunan angka mair per total populasi, ” kata Luhut Pandjaitan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Airlangga: Pemerintah pusat-daerah bergerak satu gerak-gerik tangani COVID-19

Ia  meminta masing-masing kabupaten dan kota memberikan data-data dengan menunjukkan variable jumlah kasus, kesembuhan, dan tingkat kematian.

“Saya minta detail mengenai per kluster penyebaran yang diklasifikasikan menjadi beberapa sub kluster besar yaitu perkantoran, keluarga, pasar, maupun titik-titik keramaian yang lain, ” instruksi Luhut Pandjaitan kepada empat besar daerah yang hadir.

Selain itu Luhut juga menodong rencana operasi lapangan dari Polda dan Kodam untuk pengerahan anggota dalam penegakan disiplin protokol kesehatan di titik-titik keramaian.

Baca juga: Presiden perintahkan Luhut Panjaitan tangani COVID-19 di 9 provinsi

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020