kemenhub-usai-larangan-mudik-pergerakan-penumpang-meningkat-1

Kemenhub: Usai larangan mudik, pergerakan penumpang meningkat

Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

Meskipun ada lonjakan penumpang di masa pengetatan, penanganan penumpang di simpul-simpul transportasi tetap berjalan baik serta protokol kesehatan tetap dijalankan sesuai ketentuan

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan usai berakhirnya masa larangan mudik, jumlah pergerakan penumpang transportasi umum di semua moda transportasi publik mengalami peningkatan.

“Peningkatan jumlah penumpang terbanyak adalah angkutan udara yang kenaikannya mencapai 721 persen. Kemudian disusul angkutan kereta api dengan kenaikan sebesar 454 persen, angkutan sarana naik 175 persen, angkutan penyeberangan naik 52, 6 persen, dan angkutan laut naik 1, 73 persen, ” kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam pernyataan pers di Jakarta, Rabu.

Adita mengatakan pada 18 Mei 2021 tercatat ada sekitar 279 ribu penumpang transportasi publik, meningkat 191, six persen dibandingkan 17 Mei 2021 atau hari terakhir larangan mudik  mudik dengan jumlah sekitar 95 ribu penumpang.

Peningkatan penumpang terjadi karena di masa pengetatan ini sudah tidak lagi dibutuhkan persyaratan perjalanan, seperti surat tugas dari pimpinan instansi/perusahaan untuk kepentingan bekerja/dinas atau surat dari kepala desa tuk kepentingan mendesak.

Baca juga: Kemenhub gelar tes antigen gratis untuk arus balik

“Meskipun ada lonjakan penumpang di masa pengetatan, penanganan penumpang di simpul-simpul transportasi tetap berjalan baik dan protokol kesehatan tetap dijalankan sesuai ketentuan, ” kata Adita.

Pada masa pengetatan perjalanan18-24 Mei 2021, syarat perjalanan sudah kembali merujuk pada Addendum SE Satgas Nomor thirteen dimana pelaku perjalanan udara, laut, kereta api lalu penyeberangan, hanya wajib menunjukkan dokumen negatif COVID yg berlaku 1×24 jam.

Untuk itu Kemenhub bersama stakeholder melakukan sejumlah upaya antara lain tes acak Antigen di sejumlah titik, di antaranya di Tol Jakarta-Cikampek KM thirty four, Kedung Waringin, Bekasi, lalu Balonggandu, Karawang.

“Upaya pengecekan tes Antigen secara acak dilakukan sebagaiselaku, ala, menurut, masif untuk membantu mencegah terjadinya peningkatan kasus COVID-19 di Indonesia pasca-Lebaran, ” tutur Adita.

Baca juga: Akhir masa peniadaan mudik, pemeriksaan dokumen kesehatan diperketat

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021