Gajah ad interim Luhut serahkan DIPA KKP 2021

Gajah ad interim Luhut serahkan DIPA KKP 2021

Bonus harian di Keluaran SGP 2020 – 2021.

Inilah menjelma penggerak roda ekonomi, sehingga harus dilaksanakan pada Januari 2021

Jakarta (ANTARA) – Menteri Kelautan dan Perikanan ad interim Luhut Binsar Pandjaitan menyerahkan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Tahun 2021 kepada sembilan pejabat eselon I lingkup KKP  di Jakarta, Jumat.

Luhut menjelaskan alasan pemberian DIPA 2021 sebelum tahun berjalan untuk mempercepat pemulihan ekonomi serta reformasi sosial, sesuai tema agenda kerja pemerintah tahun 2021.

“Pagu anggaran KKP sebesar Rp6, 65 triliun. Inilah menjelma penggerak roda ekonomi, sehingga kudu dilaksanakan pada Januari 2021, ” katanya dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Luhut minta jajaran KKP pasti jalankan pekerjaan seperti biasa

Dari mutlak Rp6, 65 triliun tersebut, rincian pagu anggaran masing-masing unit kegiatan eselon I yaitu Ditjen Perikanan Tangkap Rp763, 577 miliar; Ditjen Perikanan Budidaya Rp1, 21 triliun; dan Ditjen PSDKP Rp1, 07 triliun.

Kemudian, Ditjen PDSPKP Rp431, 7 miliar; Ditjen PRL Rp455, 35 miliar; BRSDMKP Rp1, 52 triliun; BKIPM Rp603, 71 miliar; Setjen Rp497, 64 miliar; dan Itjen Rp86, 76 miliar.

“Dalam pengoperasian anggaran tahun 2021, semua petunjuk maupun petunjuk pelaksanaan kegiatan biar diselesaikan terutama yang menyangkut kegiatan bantuan pemerintah untuk masyarakat & pemerintah daerah, termasuk kegiatan logistik barang dan jasa agar mampu dilakukan sedini mungkin, ” bahana Luhut.

Luhut yang juga Menko Kemaritiman dan Investasi itu meminta semua pegawai KKP untuk tidak ragu dalam berfungsi.

Ia juga mengiakan terbuka dan siap mendengar bila ada persoalan yang dihadapi para pegawai.

“Saya minta tidak boleh ada yang ragu dalam bekerja, karena kita berfungsi untuk Republik. Sekarang saya yang bertanggung jawab di sini. Kami minta kalian kembali bekerja secara baik, kalau ada masalah laporkan ke saya, ” imbuhnya.

Usai penyerahan DIPA, Luhut langsung menggelar rapat dengan para pejabat eselon I KKP. Menteri Luhut ingin memastikan program kegiatan di KKP tidak terhenti.

“Tadi, saya rapat baru dengan eselon I untuk menetapkan tidak ada pekerjaan yang kandas, ” urainya.

Mutlak Satuan Kerja Pengelola APBN KKP Tahun 2021 berdasarkan kewenangannya sebesar 397 satker yang terdiri dari satker  pusat sebanyak 11 satker; satker UPT sebanyak 150 satker; satker  dekonsentrasi sebanyak 203 satker; dan satker  tugas pembantuan sebesar 33 satker.

Sedangkan total jumlah DIPA KKP Tahun 2021 sebanyak 406 DIPA yang terdiri atas  DIPA  induk sebesar 9 dokumen dan DIPA  petikan sebanyak 397 dokumen.

Baca juga: KKP: Edhy Prabowo telah ajukan pembatalan diri ke Presiden Jokowi
Baca juga: Lewat resi gudang, KKP bantu modal pembudi gaya rumput laut di Sulsel

Pewarta: Ade Irma Junida
Editor: Liku Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020